Popular Posts

Susah Hamil


Ada beberapa hal dan faktor yang menjadi penyebab susah hamil,
faktor penyebab susah hamil yang pertama adalah faktor usia. Usia juga dianggap sebagai faktor umum yang menentukan ketidaksuburan wanita. Wanita berusia di atas 40 tahun memiliki sejumlah kecil telur yang cenderung kurang sehat.Kemungkinan keguguran juga lebih tinggi pada wanita lansia. Pada wanita, usia juga dikaitkan dengan kemungkinan tinggi menderita gangguan kesehatan tertentu, beberapa di antaranya dapat menyebabkan ketidaksuburan.

Penelitian menunjukkan bahwa batas kesuburan wanita adalah hingga berusia 35 tahun. Sedangkan masa subur wanita terjadi pada usia antara lima belas hingga tiga puluh tahun. Nah,darisini kita sedikit banyak akan tahu tentang penyebab sulit hamil.Dengan bertambahnya usia wanita, cadangan telur untuk dibuahi pun menurun dengan cepat. Begitu juga dengan pria. Pada usia ini, kualitas sperma pria menurun dan gen sperma abnormal pun meningkat. Dengan kata lain, wanita yang berusia di atas 35 tahun atau memiliki pasangan dalam kelompok usia ini, kemungkinan besar akan sulit punya anak, atau memiliki anak, namun memiliki masalah seperti cacat, down syndrome dan sebagainya.
Penyebab sulit hamil yang kedua adalah Frekuensi Hubungan intim. Jika frekuensi berhubungan intim antara Anda dan pasangan hanya satu kali dalam seminggu, kemungkinan Anda untuk hamil menjadi sangat rendah. Penyebab susah hamil biasanya menjadi problematika pada pasangan yang sama-sama bekerja, biasanya sepulang kerja mereka sudah sama-sama kelelahan ,stress, ataupun banyak hal lain yang akirnya membuat keinginan untuk berbagi keintiman pun berkurang. Selain karena masalah itu, penyebab susah hamil lainnya adalah melakukan hubungan intim pada saat kaum wanita tidak sedang berovulasi. Masa ovulasi biasanya terjadi pada hari ke 14 sampai 16 dari siklus haid bulanan Anda. Dengan mengetahui waktu ovulasi Anda, maka Anda dan pasangan dapat merencanakan dan memaksimalkan hubungan ranjang Anda dan sekaligus sedikit terhindar dari kemungkinan terjebak penyebab susah hamil maupun penyebab sulit hamil.
Penyebab Sulit Hamil yang selanjutnya adalah Kafein, Alkohol dan Rokok. Penyebab susah hamil yang satu ini kebanyakan disebabkan oleh para pria atau kaum suami yang baik secara langsung maupun tidak langsung sangat berpengaruh dalam potensi penyebab sulit hamil dikarenakan asap rokop dan bahan racun yang terkandung di dalamnya. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa kafein, alkohol dan rokok dapat menyebabkan menurunnya kesuburan para pasangan yang mendambakan kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah cangkir kopi dan alkohol yang kita minum setiap hari dapat mempengaruhi jumlah spermatozoid, mobilitas dan kelainan terhadap spermatozoid yang dihasilkan. Penyebab sulit hamil inilah yang sekiranya di mohon kesadarannya untuk segera dihindari. Sangat penting sekali bagi para pria maupun wanita untuk menghentikan kebiasaan mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, alkohol dan rokok, paling tidak tiga bulan sebelum mencoba untuk hamil.
Penyebab susah hamil berikutnya karena Penyakit. Penyebab sulit hamil yang di alami sebuah pasangan biasanya bisa dikarenakan faktor penyakit yang sudah dibawa oleh masing-masing pasangan itu sendiri. Penyakit seperti impotensi sih udah jelas bikin fakor penyebab sulit hamil, diabetes dan endometriosis juga dapat menyebabkan seseorang sulit hamil atau sulit memiliki keturunan. Penyebab umum ketidaksuburan pada wanita adalah gangguan pada ovulasi. Ovulasi merupakan proses pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam rahim, kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Tanda-tanda umum gangguan ovulasi biasanya berupa periode haid yang tidak normal, atau periode menstruasi yang kurang lengkap.

1. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

PCOS adalah suatu kondisi yang menyebabkan kelebihan produksi hormon androgen, hormon yang membantu pengembangan karakter maskulin pada pria. Selanjutnya penyebab susah hamil yang ketiga adalah di karenakan PCOS atau Polycystic Ovarium Syndrome. Sindrom inilah yang dapat mengakibatkan seorang wanita mengalami ketidak seimbangan hormon dalam tubuhnya. Pelepasan sel telur pun terhambat, sehingga menyebabkan haid tidak teratur dan menyebabkan ketidaksuburan. Inilah yang menjadi penyebab sulit hamil. Sekedar untuk diketahui,bahwa hampir sekitar 5 persen wanita yang berusia antara 12 hingga 45 tahun, menderita sindrom ini.
Ketidakseimbangan hormon ini menyebabkan gangguan ovulasi, gangguan siklus menstruasi dan pengembangan karakteristik pria seperti suara menjadi lebih dalam dan kebotakan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan obesitas dan resistensi insulin.

2. Menopause Dini

Menurut Mayo Clinic, menopause dini didefinisikan sebagai kekurangan atau berhentinya menstruasi dan berkurangnya folikel ovarium sebelum mencapai usia 40 tahun. Menopause dianggap dini jika dimulai sebelum usia 40. Penyakit kekebalan tubuh atau terapi radiasi dapat memicu hal ini.

3. Kerusakan Saluran Telur

Peradangan pada saluran telur (tuba faloppi) umumnya karena kerusakan, penyumbatan atau jaringan parut, pada gilirannya dapat menyebabkan ketidaksuburan.

Kerusakan tersebut sering disebabkan oleh infeksi penyakit menular seksual, terutama klamidia. Masalah-masalah lain yang dapat menyebabkan penyumbatan tuba falopi adalah penyakit radang panggul, atau operasi yang harus dilakukan pada kehamilan ektopik.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi dimana jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini biasanya akan mempengaruhi indung telur, telur, tuba falopi, rahim, dan bahkan fungsi sperma.

Dalam kasus endometriosis ringan, hubungan seks masih masih mungkin menyebabkan kehamilan. Operasi dengan sayatan kecil (laparoskopi) dapat digunakan untuk menghilangkan jaringan parut yang disebabkan oleh endometriosis ringan.

Sekedar sebagai bahan pengetahuan juga, bahwa Endometriosis adalah suatu kondisi dimana endometrium (jaringan dari lapisan rahim) tumbuh di luar rahim (tepatnya di luar rongga uterus), sehingga menyebabkan kemandulan. Ini adalah kondisi medis yang dapat membuat seseorang sulit punya anak. Selain itu, wanita yang memiliki masalah sruktural rahim, tuba falopi tersumbat serta kista ovarium, kemungkinan besar juga menjadi penyebab susah hamil

5. Jaringan parut pada Ovarium

Faktor lain yang mempengaruhi ketidaksuburan seorang wanita adalah kerusakan fisik pada ovariumnya. Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh operasi untuk mengatasi gangguan seperti kista ovarium.

Operasi yang luas atau invasif dapat menyebabkan kerusakan dan membentuk jaringan parut pada titik di mana folikel ovarium tidak dapat matang. Akibatnya, proses ovulasi tidak berjalan dengan baik.

6. Pelvic Adhesions

Pelvic adhesions adalah jaringan parut yang terbentuk setelah operasi panggul, usus buntu atau infeksi panggul dan dapat mengganggu kesuburan. Pelvic adhesions dapat mengubah struktur tuba faloppi, sehingga menyebabkan sel telur wanita jadi sulit berpindah menuju rahim.

7. Gangguan Tiroid

Hipertiroidisme merupakan kondisi yang disebabkan oleh tiroid yang terlalu aktif. Sedangkan hipotiroidisme merupakan kondisi yang disebabkan oleh tiroid yang kurang aktif. Kedua-duanya dapat menyebabkan ketidaksuburan pada wanita.

8. Pengobatan Kanker

Terkena kanker dan menjalani radioterapi atau bentuk pengobatan kanker lainnya dapat mengganggu fungsi sistem reproduksi pria ataupun wanita.

Penelitian telah menunjukkan bahwa penurunan kesuburan pada wanita adalah salah satu efek samping radiasi pada pasien kanker wanita. Wanita yang menjalani terapi radiasi harus membicarakan dengan dokternya, sebab efek pengobatan tersebut mungkin mempengaruhi kesuburan.

9. Obat Dan Gangguan Kesehatan Tertentu

Obat-obat tertentu dapat menyebabkan ketidaksuburan pada wanita. Jika obat ditemukan sebagai penyebab ketidaksuburan, seorang wanita mungkin dapat menjadi subur kembali dengan menghentikan konsumsi obat sepenuhnya.

Penyebab lainnya

1. Menunda Kehamilan Terlalu Lama

Kebanyakan wanita menunda kehamilan demi mengejar karir. Padahal, ketika Anda mulai menginjak usia 30 - 40 tahun, akan sulit untuk hamil. Bahkan ketika wanita berumur 45 tahun, hampir tidak mungkin bisa hamil.

"Semakin tua usia wanita, jumlah produksi sel telurnya akan berkurang dan terjadi penurunan kualitas secara dramatis. Tubuh wanita tidak dirancang evolusioner untuk hamil dengan mudah seperti ketika wanita berada di usia 20-an tahun," kata Mousa Shamonki, MD, direktur spesialis kesuburan di University of California.

Jika Anda telah menemukan pasangan hidup dan berencana memiliki beberapa anak, sebaiknya jangan menunda kehamilan terlalu lama demi karir atau alasan lain.

2. Penyakit Menular Seksual (PMS)

Human papillomavirus atau HPV, adalah infeksi menular seksual yang paling umum. Hal ini dapat mengakibatkan displasia serviks, pertumbuhan abnormal sel dan kanker jika tidak terdeteksi.

Prosedur penghapus sel-sel yang abnormal karena infeksi virus HPV kadang-kadang membuat sulit untuk hamil atau membawa bayi untuk istilah.

Jika tidak segera diobati, sekitar 10% -15% wanita dengan penyakit klamidia akibat HPV akan menderita penyakit radang panggul (PID), yang dapat merusak tuba falopi dan jaringan dalam dan dekat uterus dan ovarium.

Sebanyak 93% wanita yang pernah mengalami masalah pada tuba falopi karena PID tidak dapat hamil sesudahnya.

3. Jumlah Sperma Sedikit

Kesuburan tidak tergantung pada wanita saja, tetapi juga pada sperma pria. Jumlah sperma yang rendah atau kurang dari 20 juta sperma per mililiter air mani sangat kurang untuk membuahi sel telur. Menurut Mayo Clinic, ejakulasi normal harus mengandung setidaknya 39 juta sperma.

Seorang wanita tetap bisa hamil meskipun jumlah sperma yang dikeluarkan oleh suaminya terlalu sedikit, tetapi akan membutuhkan waktu yang lama. Konsultasikan mengenai masalah rendahnya produksi sperma tersebut ke dokter.

4. Terlalu Kurus

Hampir semua wanita mengidamkan tubuh yang langsing dan indah dengan cara berolahraga dan diet ketat. Orang yang terlalu ramping akan cenderung susah hamil.

"Kurangnya lemak bisa memperlambat produksi hormon-hormon yang diperlukan untuk ovulasi, termasuk hormon estrogen. Estrogen dan testosteron, yang merangsang produksi sperma berasal dari kolesterol. Jadi sedikit lemak bagus untuk wanita hamil," kata John Norian, M.D., dokter spesialis kesuburan di Loma Linda University’s Center for Fertility, California.

Mintalah dokter Anda untuk menentukan berat badan yang ideal untuk mengoptimalkan kesuburan.

5. Terlalu Gemuk

Wanita yang mempunyai masalah kelebihan berat badan juga mungkin sulit untuk hamil. Hal ini karena sel-sel lemak terlalu banyak menyebabkan kelebihan produksi estrogen, sehingga ovulasi tidak teratur. Juga, obesitas dapat meningkatkan risiko keguguran.

"Pada pria kelebihan berat badan, akan membuat gerak sperma lambat dan jumlah sperma mungkin turun karena testis menjadi terlalu hangat karena badan yang gemuk,.

Cobalah untuk menurunkan berat badan sebelum mencoba untuk hamil.

6. Berolahraga terlalu Berat

Olahraga memang sangat baik untuk Anda, tetapi olahraga yang terlalu berat malah akan membuat Anda susah mendapatkan kehamilan.

"Wanita yang terlalu keras berolahraga akan kehilangan lemak tubuh yang membantu memproduksi estrogen, yang memacu ovulasi. Berolahraga cukup dilakukan 4-5 hari per minggu selama 30 menit untuk menjaga denyut jantung 120-130 denyut per menit," kata Norian.

Pria yang berolahraga terlalu banyak juga dapat menaikkan suhu internal dari testis yang menyebabkan sperma mati. Olahraga yang terlalu over juga dapat mempengaruhi bentuk sperma, faktor utama dari infertilitas.

7. Konsumsi Suplemen

Kadang-kadang kebiasaan yang baik, seperti mengonsumsi vitamin, ternyata berisiko terhadap kehamilan. Terlalu banyak vitamin A yang disimpan dalam tubuh dapat menyebabkan cacat lahir, kelainan hati dan gangguan lain.

Wanita 19 tahun dan lebih tua harus mengambil tidak lebih dari 5.000 IU per hari, yang setidaknya 50% berasal dari beta-karoten, biasanya jumlah dalam multivitamin.

Berhati-hatilah dalam mengonsumsi suplemen. Pastikan suplemen yang Anda konsumsi tidak menghambat beberapa hormon yang mengganggu kesuburan.

8. Pelumas

Hampir setiap pelumas dapat membahayakan sperma dan berisiko terhadap infertilitas. Periksa label pelumas untuk memastikan cairan tersebut tidak mengandung bahan spermisida.

Jika Anda harus menggunakan pelumas, pilihlah pelumas dengan bahan berbasis air, bukan berbasis minyak bumi karena dapat memperlambat sperma.

 

Para ilmuwan dari Universitas Kedokteran Maryland, Amerika Serikat (AS), menyatakan, akupuntur bisa dimanfaatkan membantu proses kehamilan. Beberapa ahli kesuburan pun meyakini akupuntur sangat memberi harapan. Selain murah dan sederhana, akupuntur menjadi metode tradisional yang sangat bermanfaat. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah British Medical Journal (BMJ).

Ketua Tim Peneliti Eric Manheimer menyatakan, sebenarnya manfaat utama akupuntur untuk mengendalikan rasa sakit dan mengurangi stres. Sementara pada pengobatan masalah kesuburan, akupuntur bisa meningkatkan aliran darah ke uterus, membuat mulut rahim rileks, dan menghambat hormon stres yang bisa mengganggu proses embrio menjadi janin. Berdasarkan polling dari 1.366 perempuan di AS, Jerman, Australia, dan Denmark, akupuntur ternyata membantu mencampurkan sperma dan sel telur menjadi embrio dalam rahim. Spesialis kandungan dan kebidanan di Jerman, Wolfgang Paulus, menemukan 42% ibu dengan gangguan fungsi sistem reproduksi, berhasil hamil setelah menjalani terapi akupunktur.

Riset membuktikan manfaat penggunaan jarum-jarum akupuntur untuk membantu pasangan yang sulit hamil. Menurut Wolfgang Paulus, spesialis kandungan dan kebidanan dari Universitas Ulm, Jerman, 42% wanita yang menjalani terapi akupunktur sebelum dan setelah mengikuti program bayi tabung, berhasil hamil. Tidak demikian halnya dengan 26% wanita lainnya yang ikut program bayi tabung namun tidak disertai terapi akupunktur.

Masalah ketidaksuburan apa saja yang dapat diterapi? Terapi akupuntur membantu masalah ketidaksuburan pada wanita, yang disebabkan gangguan fungsi sistem reproduksi, misalnya ketidakseimbangan sistem hormonal. Terapi ini tidak bisa mengatasi masalah ketidaksuburan akibat gangguan atau kelainan organ reproduksi.

Bisa mengatasi penyumbatan atau penyempitan saluran telur? Tidak bisa, karena keduanya termasuk gangguan pada organ reproduksi, sehingga diperlukan tindakan medis.

Bagaimana prinsip dasar terapi ini? Dasarnya adalah merangsang titik-titik akupunktur pada permukaan kulit, yakni suatu bagian tertentu pada tubuh yang memiliki perbedaan tekanan listrik, gelombang suara, serta kepadatan jaringan saraf. Perangsangan menggunakan jarum-jarum akupunktur akan memberikan efek tertentu pada titik tersebut dan bagian tubuh lainnya yang saling berhubungan. Namun jarum masih paling banyak digunakan karena dapat diterapkan untuk semua umur dan berbagai kondisi kesehatan.

Adakah efeknya dalam mengatasi ketidaksuburan? Ada efek yang bersifat terpusat, yaitu berupa peningkatan aliran darah ke rahim dan indung telur (ovarium). Aliran darah yang lebih lancar ini membuat aliran oksigen dan zat-zat nutrisi menuju kedua organ tersebut berlangsung lebih optimal. Sementara contoh efek yang bersifat menyeluruh berupa peningkatan fungsi ketahanan dan keseimbangan sistem hormonal. Kedua jenis efek tersebut secara bersama-sama akan meningkatkan kesuburan serta fungsi organ reproduksi untuk mempersiapkan terjadinya proses kehamilan.

Kapan sebaiknya mulai diterapi? Begitu seorang wanita didiagnosa menderita gangguan fungsi pada organ reproduksinya yang menyebabkan ketidaksuburan atau sulit hamil.

Suami juga harus ikut terapi? Ya, sebaiknya sejak awal, keduanya sama-sama menjalani pemeriksaan untuk mengetahui penyebab ketidaksuburan. Sebab kenyataannya, 40% kasus ketidaksuburan disebabkan gangguan sistem reproduksi pada pria. Misalnya, jumlah dan kualitas sperma yang rendah, ketidakseimbangan sistem hormonal, pelebaran pembuluh darah balik pada buah zakar (varikokel), atau terjadi penyumbatan pada saluran epididimis (saluran keluar sperma). Dengan terapi akupunktur, jumlah dan kualitas sperma dapat ditingkatkan.

Berarti terapi ini menunjang program bayi tabung? Ya, bisa. Dari sejumlah penelitian di beberapa negara, diketahui angka keberhasilan proses inseminasi buatan pada pria yang menjalani terapi akupunktur mencapai 57%, sedangkan yang tanpa terapi akupunktur rata-rata hanya 30%.

Contoh Sukses
Ida, 35 tahun, menikah 10 tahun belum memiliki keturunan, sperma suami normal, haid sering terlambat 1-2 bulan, darah sedikit, warna gelap, banyak gumpalan, pinggang agak sakit ketika datang bulan, setelah menjalani terapi selama 2 bulan haid menjadi teratur, darah haid bertambah, gumpalan lenyap, pinggang tidak terasa sakit, setelah 9 bulan terapi, haid terlambat 2 bulan dan setelah pemeriksaan dinyatakan positif hamil.