Popular Posts

FAQ


Apakah sakit ditusuk jarum?

Ketika jarum masuk ke tubuh tidak akan terasa sakit, jika teknik penusukan dilakukan dengan benar. Jarum khusus untuk akupunktur sangatlah halus, lebih halus dari jarum suntik terkecil. Jarum suntik ada lubang di tengahnya, tetapi jarum akupunktur tanpa lubang sehingga lebih halus. Akan ada sensasi rasa tebal, ngilu, atau seperti kesemutan ketika jarum telah mengenai tepat pada titik akupunktur.

Apakah aman menggunakan jarum? Bagaimana dengan resiko tertularnya penyakit atau HIV/AIDS?

Setiap pasien akan mendapatkan jarum baru pada setiap kunjungan sehingga tidak ada resiko penularan penyakit.

Bagaimana jika jarum patah atau tertinggal di kulit?

Pada awal penggunaan akupunktur memang menggunakan media batu tajam atau perunggu, yang beresiko terjadinya jarum patah. Namun seiring perkembangan ilmu pengetahuan, jarum yang digunakan pun mengalami perubahan. Jarum akupunktur yang digunakan saat ini terbuat dari bahan logam yang sangat halus dan lentur, sehingga dapat dipastikan jarum tidak akan patah. Tidak percaya? Cobalah patahkan saat anda datang ke tempat praktek akupunktur.

Penyakit apa saja yang dapat disembuhkan dengan akupunktur?

Segala macam penyakit dapat disembuhkan dengan akupunktur, kecuali penyakit karena infeksi (misal : typus) atau karena kelainan anatomi (misal : patah tulang). Penyakit karena infeksi dapat dibantu dengan akupunktur untuk mengatasi keluhan, misalnya : mual, pusing atau demam pada penyakit typus juga mempercepat proses penyembuhan. Juga pada kelainan anatomi seperti patah tulang, akupunktur dapat membantu untuk mempercepat proses penyambungan tulang setelah operasi. Beberapa jenis penyakit yang hasilnya memuaskan ketika diobati dengan media akupunktur antara lain: Anemia, Amandel, Ambien (hemoroid), ASI kurang lancar, Batu ginjal, Bayi sungsang (melintang), Depresi, Diabetes, Diare, konstipasi (sembelit), Ejakulasi dini, Enuresis (mengompol), Gangguan reproduksi (lama tidak memiliki keturunan), Haid tidak teratur/ nyeri haid, Hipertensi (darah tinggi), Impotensi Insomnia (gangguan tidur), Kecantikan (mengurangi keriput, jerawat, mengencangkan payudara), Kelumpuhan pasca stroke, Maag, Masuk angin, Mempercepat kelahiran yang macet, Mengurangi rokok, Menjaga stamina (daya tahan tubuh), khususnya bagi penderita hepatitis akut maupun kronis, atupun HIV/AIDS untuk membantu leukositisis (pembentukan sel darah putih) sehingga dapat membantu menjaga kestabilan jumlah CD4, Meningkatkan nafsu makan, atau menurunkan nafsu makan bagi yang ingin diet, Menurunkan kolesterol, Muntah-muntah, Obesitas (menurunkan berat badan), Pegal-pegal, reumatik, Pilek kronis karena alergi, Radang tenggorokan, Rambut rontok/ kebotakan, Sakit kepala / migrain, Sariawan, Sesak nafas, Schizofrenia, Vertigo, Dan beberapa penyakit yang lain, selain penyakit karena infeksi.

Apakah akupunktur hanya diperuntukkan bagi orang sakit saja?

Tidak. Akupunktur bagi siapa saja yang ingin sehat dan tetap menjaga keseimbangan Yin Yang dalam tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Akupunktur dilakukan untuk menjaga stamina (daya tahan tubuh). Hanya saja mungkin bedanya pada durasinya. Jika sakit seminggu bisa 2-3 kali, namun bagi yang sehat cukup seminggu satu kali untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Prinsipnya hampir sama seperti minum multivitamin, hanya saja ini dengan media jarum.

Lalu bagaimana kita dapat mengetahui apakah pengobatan akupunktur yang kita jalani efektif atau tidak?

Seperti halnya mengkonsumsi obat dari dokter, terdapat dosis minimal termasuk waktu mengkonsumsinya (misal sehari 2-3x). Akupunktur juga demikian, tetapi di sini menggunakan seri. Satu seri terapi terdiri dari 12x pertemuan, seminggu 2-3x tergantung penyakit/ keluhan. Untuk beberapa penyakit akupunktur dapat memberikan hasil langsung setelah satu kali terapi, namun ada juga yang membutuhkan beberapa kali terapi baru menampakkan hasil. Perhatikan, jika dalam setengah seri (6x pertemuan) keluhan tidak berkurang atau mungkin bertambah parah, berarti akupunktur tidak bekerja dengan maksimal. Ada dua kemungkinan, titik kurang tepat, atau karena penyakit yang tidak dapat disembuhkan dengan akupunktur saja mungkin butuh tambahan media lain seperti obat-obatan medis atau obat tradisional. Jadi bagi Anda yang ingin mencoba akupunktur, jangan merasa khawatir akan keluar biaya banyak tetapi tidak kunjung sembuh. Anda dapat segera mengevaluasi perkembangan Anda setelah 6x menjalani terapi.

Adakah efek samping berbahaya dari akupunktur?

Akupunktur adalah teknik pengobatan yang aman, sebab tidak memasukkan zat apapun ke dalam tubuh, kecuali menggunakan media jarum untuk merangsang beberapa titik di tubuh yang membantu menyembuhkan penyakit. Tidak ada efek samping berbahaya. Seburuk-buruknya dampak dari ketidakberhasilan akupunktur adalah penyakit tidak sembuh. Sangat jarang terjadi kasus dimana penyakit bertambah parah karena akupunktur.

Berapa harga herbal TCM?

Harga herbal TCM umumnya berkisar antara 1000-20.000 rupiah per hari untuk herbal jadian dan 20.000-50.000 rupiah per hari untuk herbal godokan, kecuali jika menggunakan herbal yang langka dan mahal seperti ginseng, tanduk rusa, cordyceps dll.